Ligadewa adalah praktik penyembuhan tradisional yang berasal dari budaya asli Filipina. Ini adalah tradisi spiritual mendalam yang melibatkan hubungan dengan dunia roh untuk menyembuhkan penyakit fisik dan emosional. Praktek ini diyakini telah diwariskan dari generasi ke generasi, dengan tabib yang dikenal sebagai “Babaylan” atau “Albularyo” yang berfungsi sebagai penghubung antara alam fisik dan spiritual.

Istilah “ligadewa” sendiri berasal dari kata “liga” yang berarti menyambung atau menyatukan, dan “dewa” yang mengacu pada makhluk spiritual atau dewa yang dipanggil dalam proses penyembuhan. Praktik ini melibatkan pemanggilan roh melalui ritual, doa, dan persembahan untuk mencari bimbingan dan bantuan mereka dalam penyembuhan. Ritual ini sering dilakukan di ruang suci seperti hutan, gunung, atau perairan, yang diyakini memiliki hubungan paling kuat antara dunia fisik dan spiritual.

Salah satu keyakinan utama Ligadewa adalah bahwa penyakit dan penderitaan disebabkan oleh terganggunya keseimbangan antara alam jasmani dan rohani. Melalui praktik Ligadewa, penyembuh berupaya memulihkan keseimbangan ini dengan mengatasi akar penyebab penyakit dan mengembalikan keharmonisan tubuh, pikiran, dan jiwa individu. Ini mungkin melibatkan penggunaan jamu, pijat, penyembuhan energi, dan metode penyembuhan tradisional lainnya.

Selain penyembuhan fisik, Ligadewa juga digunakan untuk mengatasi masalah emosi dan spiritual. Latihan ini dipandang sebagai cara tidak hanya untuk menyembuhkan tubuh, namun juga membawa kedamaian, kejernihan, dan pertumbuhan spiritual pada individu. Dengan terhubung dengan dunia roh, penyembuh dapat memberikan bimbingan, dukungan, dan wawasan mengenai tantangan dan perjuangan yang mungkin dihadapi individu dalam kehidupan mereka.

Ligadewa adalah praktik yang sangat pribadi dan sakral yang sering diwariskan dalam keluarga atau komunitas. Penyembuh menjalani pelatihan ketat dan proses inisiasi agar menjadi mahir dalam seni berhubungan dengan dunia roh dan memfasilitasi penyembuhan bagi orang lain. Praktik ini berakar kuat pada rasa hormat terhadap alam, leluhur, dan roh, dan penyembuh harus melakukan pekerjaan mereka dengan kerendahan hati, rasa hormat, dan rasa tanggung jawab yang mendalam.

Di dunia yang semakin terputus dari alam dan alam spiritual, Ligadewa menawarkan pengingat yang kuat akan keterhubungan segala sesuatu. Ini berfungsi sebagai bukti kekuatan penyembuhan dari alam, roh, dan komunitas, dan menawarkan jalan menuju keutuhan dan harmoni bagi mereka yang mencarinya. Seiring dengan meningkatnya minat terhadap praktik penyembuhan tradisional, Ligadewa menonjol sebagai tradisi unik dan menarik yang menawarkan hubungan mendalam dengan dunia spiritual dan jalan menuju penyembuhan dan pertumbuhan spiritual.

Tags: